Badan Pusat Statistik mendefinisikan Gen Z adalah mereka yang lahir pada tahun 1997-2012 atau mereka yang saat ini (tahun 2024) berusia 12-27 tahun. Menurut sensus penduduk BPS tahun 2020 jumlah generasi ini 27,94%, jumlahnya paling besar dibanding Milenial (25,87%) dan Gen X (21,88%).
Alvara Research Center sebagai sebuah Research Agency terus berusaha menghadirkan kajian yang memotret tentang bagaimana perilaku antar generasi tersebut yang saat ini mendominasi penduduk Indonesia. Kajian tentang demografi ini sangat penting karena Indonesia telah mencanangkan Indonesia emas tahun 2045, tonggak Indonesia emas ini diawali dengan bonus demografi yang saat ini mulai terasa. Sukses tidaknya bonus demografi ini tentu tak lepas dari bagaimana Gen Z, sebagai penduduk usia produktif terbesar.
Jika 8 tahun lalu Alvara berfokus pada kajian terkait dengan Milenial, untuk 3 tahun terakhir Alvara telah menempatkan Gen Z sebagai kajian utama. Tahun 2016 Alvara telah mengeluarkan kajian dengan judul “Indonesia 2020: The Urban, Middle Class, Milenial”, kemudian di tahun 2017 disusul dengan mengeluarkan buku dengan judul buku “Milenial Nusantara”, dan beberapa kajian lain yang berfokus pada generasi Milenial.
Tahun 2022 Alvara Research mengeluarkan kajian berdasarkan hasil riset, yang berfokus pada Gen Z dengan judul Gen Z: Millenial 2.0?. Pada kajian ini Alvara Research Center menemukan 6 perilaku Gen Z Indonesia. Perilaku mereka cukup berbeda dengan generasi lain. Keenam perilaku Gen Z antara lain: Internetholic, Curiosity & Tech-Savvy, Peduli dengan Isu-Isu Global, More visual than Narration, More Emotional than Functional, More Trends than Discount.
Tahun 2024 ini Alvara Research Center mengeluarkan updating kajian juga berbasis pada riset kuantitatif. Ada beberapa isu-isu menarik yang menjadi pokok kajian diantaranya adalah terkait dengan AI (Artificial Intelligence), baik dari sisi preferensi maupun tipologi pengguna AI di Indonesia.
Kajian ini didasarkan pada riset kuantitatif. Survei dilakukan kepada 1.814 responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia pada periode 27 September -3 Oktober 2024, Survei dilakukan kepada responden dengan usia 15-59 tahun, melalui wawancara tatap muka. Sampel diambil dengan metode Multistage random sampling. Adapun komposisi responden sesuai dengan komposisi demografi masyarakat Indonesia, baik secara gender, usia maupun area.
Untuk hasil selengkapnya, silahkan download pada link berikut:
Discover more from alvara
Subscribe to get the latest posts sent to your email.





